Psikolog Candice Odgers: Larangan Media Sosial Bukan Solusi Utama Kesehatan Mental Remaja

Business6 Views

Candice Odgers, psikolog asal Kanada yang telah meneliti kesehatan mental remaja selama 25 tahun, menegaskan bahwa larangan media sosial bagi anak dan remaja berpotensi memperburuk kondisi yang ingin diatasi. Menurutnya, pendekatan tersebut mengalihkan perhatian dari isu-isu mendasar seperti dampak pandemi Covid-19 dan kondisi kesehatan pengasuh dewasa.

Odgers berpendapat bahwa pria dewasa merupakan pelaku utama dalam kasus sextortion serta penyebaran misinformasi di internet. Meski demikian, ia tidak mengusulkan pelarangan total bagi kelompok tersebut karena dianggap tidak adil dan tidak realistis. Sebaliknya, ia mendorong diskusi yang lebih luas mengenai cara menciptakan lingkungan daring yang lebih aman tanpa membatasi akses remaja secara berlebihan.

Salah satu analisis yang perlu diperhatikan adalah bahwa larangan media sosial dapat mendorong remaja menggunakan platform tidak terawasi atau jaringan pribadi virtual, sehingga meningkatkan paparan terhadap konten berbahaya tanpa pengawasan orang tua. Selain itu, kondisi kesehatan mental pengasuh dewasa yang terganggu pasca pandemi turut memengaruhi kestabilan emosional remaja, karena remaja sering kali meniru pola interaksi dan regulasi emosi dari lingkungan terdekat mereka.

Odgers menekankan pentingnya memahami bahwa teknologi bukan satu-satunya faktor penentu kesehatan mental. Faktor sosial ekonomi, akses layanan kesehatan, serta kualitas hubungan keluarga memainkan peran yang lebih besar dalam membentuk kesejahteraan psikologis remaja. Pendekatan yang lebih konstruktif adalah meningkatkan literasi digital bagi seluruh keluarga dan memperkuat dukungan komunitas.

Dalam konteks ini, Odgers mengajak para pembuat kebijakan untuk fokus pada penguatan sistem dukungan yang ada daripada menerapkan larangan luas yang berisiko menimbulkan efek samping tidak diinginkan. Upaya tersebut mencakup penyediaan layanan konseling yang mudah diakses serta program edukasi yang melibatkan orang tua secara aktif.